‘Seni Berpolemik’ Buka Perdebatan Ideologi Seni

October 18, 2017 0
ivaa-seni-berpolemik_20170922_145615.jpg

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA – Sebagai bagian dari program edukasi publik di Festival Arsip “Kuasa Ingatan” 2017, IVAA mengadakan acara “Seni Berpolemik” dimana partisipan bisa saling mengemukakan argumentasi dan menunjukkan ideologi seni melalui perdebatan dalam bentuk semi permainan.

Acara yang akan berlangsung pada tanggal 23 September 2017 di PKKH UGM, mulai jam 19.00 memiliki tiga pernyataan yang menjadi dasar perdebatan, yakni semua orang adalah seniman, ruang seni adalah ruang alternatif, seni adalah politik.

Ketiga pernyataan ini dibentuk berdasarkan perdebatan yang pernah tercatat dalam sejarah seni di Indonesia.

Perdebatan mengenai apa kegunaan seni, posisi seniman, dan kemandirian seni.

Apa yang seni bisa perbuat? Atau apa yang bisa diperbuat melalui seni? Apakah seni berperan dalam perubahan sosial?

Ini adalah pertanyaan-pertanyaan yang tidak akan pernah usai untuk didiskusikan di kalangan para pekerja seni.

Sejarah seni rupa berjalan di atas landasan kritik dan polemik.

Melihat dinamika kritik di masa lalu tentu saja penting, untuk menjadikannya referensi dan bahan refleksi, tanpa harus terjebak pada glorifikasi masa lalu.

Kiranya kita juga perlu mengartikulasikan polemik dengan persoalan hari ini yang terus berjalan. (*)

 

jogja.tribunnews.com/seni-berpolemik-buka-perdebatan-ideologi-seni


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *