Bongkar Pasang Lini Masa

Menuliskan sejarah merupakan soal versi dan kuasa, begitu pula dengan praktik pengarsipan yang menjadi landasannya. Sebagai sebuah perhelatan yang menitikberatkan pada pengarsipan, kami ingin membuka ruang dialog dan otokritik terhadap hal ini. Dalam Festival Arsip “Kuasa Ingatan” 2017 nantinya Tim Peneliti IVAA akan menghadirkan timeline sejarah seni rupa Indonesia dari kurun tahun 1830-an hingga saat ini. Dalam proses penulisan, tentunya ada banyak pertimbangan kurasi dan seleksi yang dilakukan, baik dalam menekankan pokok bahasan, hingga memilih peristiwa-peristiwa yang dianggap penting oleh Tim Peneliti IVAA.

Berangkat dari hal ini, kami mengundang sekelompok peserta yang tertarik dengan praktik pengarsipan dan sejarah, untuk mengintervensi dan merespon historiografi seni rupa yang dipamerkan di dalam ruang pameran arsip. Nantinya proses intervensi ini akan di fasilitatori oleh Brigitta Isabella (KUNCI Cultural Studies Center) dan berlangsung mulai dari tanggal 20 September – 24 September 2017.

Proses intervensi dan respon ini bukan dalam rangka untuk berusaha melengkapi peristiwa-peristiwa maupun tema-tema yang tidak dimuat dalam timeline versi Tim Peneliti IVAA. Tapi lebih pada usaha membaca gejala-gejala pada praktik pengarsipan yang tentunya setiap subyek memiliki ideologinya sendiri. Selain itu juga berusaha melihat dan menghubungkan dari kemungkinan peristiwa-peristiwa yang tidak selalu berjalan linear, seperti yang jamak ditampilkan pada sebentuk timeline.



Gallery